The Best Time is Yet To Come
1 comments Published Wednesday, March 12, 2008 by Syah in Pemikiran, Petuah BijakManusia A
Laki-laki
Usia 30-35 tahun
Tidak ada hubungannya dengan manusia B, C, dan D
Mempunyai pekerjaan dengan gaji lebih dari cukup
Belum ingin menikah
Manusia B
Laki-laki
Usia 25-30 tahun
Masih melanjutkan kuliahnya
Mantan pasangan dari manusia C
Belum mempunyai pekerjaan tetap
Ingin sekali menikah dengan manusia C
Manusia C
Wanita
Usia 25-30 tahun
Bekerja dengan gaji yg cukup
Mantan pasangan dari manusia B
Mempunyai pasangan (manusia D) yang masih menyelesaikan kuliahnya
Tidak bisa pindah ke lain hati dari manusia D
Ditekan dengan tekanan tinggi oleh orangtuanya untuk segera menikah
Ingin sekali menikah dengan manusia D
Manusia D
Laki-laki
Usia 25-30 tahun
Belum bekerja dan masih menyelesaikan kuliahnya
Merupakan pasangan dari manusia C
Ditekan dengan tekanan tinggi oleh manusia C untuk segera menikah
Diberi syarat yang tinggi oleh orangtua manusia C agar bisa menikahi manusia C
Ingin menikah
Manusia E
Wanita
Usia 30-35 tahun
Tidak ada hubungannya dengan manusia A, B, C, dan D
Mempunyai pekerjaan dengan gaji lebih dari cukup
Ingin sekali menikah tetapi selalu gagal dalam proses penjajakan
Kemudian apa benang merah dari manusia A, B, C, D, dan E ?
Mereka tidak bisa mengukur kemampuan mereka sendiri untuk menikah.
Ketika mereka menyadari bahwa mereka telah mampu untuk menikah, tetapi jika Tuhan berkehendak lain, apa mau dikata?
Menikah tidak bisa dipaksakan meski mereka menyadari atas kemampuan mereka sendiri untuk melakukan hal itu.
Menikah hanyalah masalah waktu saja. Bagi manusia A, B, C, D, dan E akan datang bagi mereka waktu yang tepat untuk menikah. Tentunya dengan berusaha dan berdoa.
Read more...
Filosofi Ikan
16 comments Published Wednesday, May 16, 2007 by Syah in Pemikiran, Petuah BijakKetika kamu memakan ikan, maka makanlah dagingnya dan buang durinya. Dan jangan karena hanya bau amisnya, kamu tidak suka ikan. Jika begitu kamu tidak akan mengerti betapa enaknya daging ikan. -Syah-
Manusia itu makhluk sosial. Dan diciptakan untuk saling mengenal dan menghormati.
Dalam hidup, kita pasti akan selalu dan terus bertemu orang lain dengan segala sifatnya yang berbeda. Tapi pernahkah anda menemui seseorang, dan karena sifat buruknya kemudian anda tidak menyukai orang itu ?. Wajar tentunya. Tapi jika begitu caranya, bukankah kita jadi tidak tahu sisi baik orang itu karena kita terlanjur membencinya ? Demikian juga ketika kita sudah kenal lama dengan seseorang. Dan ternyata seseorang itu mempunyai sifat buruk yang membuat kita membencinya. Bukankah nantinya malah bisa memutuskan hubungan yang sudah lama terjalin ? Filosofi ikan tadi menjelaskan segalanya.
Seharusnya yang perlu dibenci adalah sifat atau perbuatannya. Bukan orangnya. Bagi saya kelihatannya mudah, tapi melaksanakannya itu susahnya minta ampun.
Read more...
Miss. Untouchables
14 comments Published Monday, April 30, 2007 by Syah in Pemikiran, ShareTapi seorang wanita yang saya juluki Miss. Untouchables ini merubah pandangan saya tentang cinta tak harus memiliki. Saya mengenalnya sejak di bangku SMP. Dan tidak pernah menduga sebelumnya, bahwa wanita yang beda kelas dengan saya itu, kelak nantinya akan memberikan berjuta inspirasi puisi yang pernah saya tulis. Dan hal itu berlangsung terus-menerus hingga usia saya seperempat abad.
Saya juluki dia Miss. Untouchables karena semenjak saya mengenalnya, saya tak pernah bisa menggapai cintanya. Bukan, bukan karena ditolak. Justru saya belum pernah mengungkapkan perasaan saya. Cinta itu tak bisa tergapai lebih karena saya belum merasa yakin untuk bisa memilikinya. Dan ketika dia telah menemukan kehidupan dan pasangannya sendiri, saya semakin tenggelam dalam ketidakyakinan untuk bisa memilikinya.
Dia cantik. Jika cantik itu pohon, maka dia adalah hutan. Sayang sekali saya tak bisa memilikinya. Terkadang, cinta memang tak selamanya harus memiliki. Dan saya harus berbesar hati untuk bisa memahami itu. Ah, saya ini bodoh atau apa.
Read more...
Memilih Yang Terkasih
12 comments Published Wednesday, March 21, 2007 by Syah in Pemikiran, Petuah Bijak, PuisiAku bisa terima meski harus terluka
Cinta Begini -Tangga-
Karena ku terlalu mengenal hatimu
Aku telah merasa dari awal pertama
Kau takkan bisa lama berpaling darinya
Ternyata hatiku benar
Cintamu hanyalah sekedar tuk sementara
Akhirnya kita harus memilih satu yang pasti
Mana mungkin terus jalani cinta begini
Karena cinta tak akan ingkari
Takkan terbagi
Kembalilah pada dirinya
Biar ku yang mengalah
Aku terima…
Ku tak bisa terima…
Bila terus tak setia…
Menghianati dia…
Menduakan cinta…
Memilih memang mudah. Kecuali yang menyangkut perasaan orang lain. Tapi bisakah memilih satu diantara dua atau lebih tanpa harus mengedepankan ego dan menyakiti perasaan orang lain itu ?
Read more...
Thanks For Not Smoking Here
13 comments Published Wednesday, March 07, 2007 by Syah in PemikiranDalam perjalanan menuju kota Yogya, saya mendapatkan gambar perokok yang disinggung oleh Wadehel dalam tulisannya. Hanya bedanya, perokok yang satu ini justru malah membahayakan nyawa orang banyak secara langsung dan bukan akumulatif dari asap rokok yang nantinya akan meracuni perokok pasif.
Gambar diambil saat bis yang saya tumpangi, berhenti di SPBU Kebumen.
Saya jadi semakin bertanya-tanya. Manusia adalah sebaik-baiknya makhluk ciptaan Tuhan. Oleh-Nya diberilah akal, nurani, sekaligus nafsu. Dan jika manusia itu lebih condong mementingkan nafsu (dalam hal ini nafsu untuk merokok) dengan mengabaikan keselamatan orang lain, masih layakkah dia disebut manusia ?
Thanks to Wadehel. Karena tulisannya, saya akan lebih berhati-hati dalam merokok.
Read more...
Karena Nila Setitik, (Tidak) Rusak Susu Sebelanga
12 comments Published Sunday, March 04, 2007 by Syah in Pemikiran, Petuah BijakAku selalu percaya kepada setiap orang, aku hanya tak percaya kepada iblis yang bersemayam di hati mereka. Syah
Sebelumnya, mari kita definisikan benci.
Benci adalah perasaan tidak suka, tidak hormat, atau tidak menghargai seseorang, karena seseorang itu telah melukai perasaan kita baik langsung maupun tak langsung, sengaja maupun tak di sengaja. Dan karena perlakuan tersebut, segala perbuatan positif orang yang kita benci seolah menjadi tidak berarti. Kebanyakan rasa benci terhadap seseorang, selalu berasal dari sifat buruk orang yang kita benci itu.
Contoh, kita pasti membenci orang yang arogan, sombong, dan cenderung meremehkan orang lain. Tapi kenapa kita harus membencinya hanya karena dia arogan dan sombong ?. Padahal itu hanyalah noktah dari semua kepribadiannya. Bukankah masih ada sifat baik yang membuat kita tidak harus membencinya ?
Sulit memang untuk melihat sisi baik seseorang sementara sisi buruk orang itulah yang dominan. Karena kecenderungan manusia yang memang susah untuk bisa membuka mata.
Sulit… Sungguh sulit. Saya pun sedang dalam taraf belajar untuk tidak membenci seseorang hanya karena sifat buruknya.
Bagaimana dengan anda ?
Read more...
Unanswered Questions # 1
18 comments Published Thursday, February 15, 2007 by Syah in Mistery, Pemikiran, Petuah BijakDalam hidup setiap orang, tidak mungkin untuk tidak menemui pertanyaan. Sejak kecil, kita selalu diliputi pertanyaan. Entah itu pertanyaan sepele yang susah untuk dijawab, atau pertanyaan berat tapi jawaban yang memuaskan justru hanya satu atau dua kata saja.
Dari berbagai pertanyaan itu, pernahkah anda menemui pertanyaan yang tak pernah bisa terjawab ? Saya pernah. Dan inilah pertanyaan-pertanyaan itu.
- Manusia adalah sebaik-baiknya makhluk ciptaan Tuhan. Tapi entah kenapa selalu saja ada alasan "Ah, aku kan hanya manusia biasa, manusia yang tidak sempurna. Dan aku bukan malaikat."
- Kopi mempunyai kandungan kafein yang bisa membuat kita susah tidur, sedangkan kandungan susu ada yang bisa membuat kita cepat tidur. Tapi kenapa sebagian orang justru mencampurnya sehingga menjadi kopi susu ? Eh tapi ngomong-ngomong, kopi susu enak juga.
- Saya selalu bertanya-tanya, kenapa kedua tangan manusia tidak bisa bekerja sama baiknya. Apakah karena kultur budaya bahwa menggunakan tangan kiri adalah tabu ? Atau masalah kinerja otak saja ? Dari pertanyaan ini justru saya mendapatkan pertanyaan yang lain. Apakah seorang yang kidal, tangan kanannya bisa bekerja sama baiknya dengan tangan kirinya ?
- Kata sebagian orang, antara humor dan hinaan berbeda tipis. Tapi kenapa masih ada saja orang yang menanggapi secara tidak proporsional dan selalu menanggapi humor sebagai sebuah hinaan ?. Okelah, kalau humor itu menyinggung kekurangan fisik (cacat) orang lain. Itu memang sebuah hinaan yang halus penyampaiannya. Tapi diluar itu, kenapa harus merasa tersinggung ? Humornya yang keterlaluan atau orangnya yang mudah tersinggung ?
- Anda mungkin terbiasa menyebut HP untuk alat komunikasi, tapi saya lebih suka menyebutnya ponsel. Disini tidak masalah kan, karena esensi dari istilah HP dan ponsel adalah sama-sama alat komunikasi. Tapi kenapa justru menjadi masalah ketika menyebut istilah pacaran dan ta'aruf ? Bukankah esensi keduanya adalah sama ?. Mengenal pasangan terlebih dulu sebelum masuk ke jenjang pernikahan.
Well, itulah pertanyaan-pertanyaan yang terkadang membuat tidur malam saya menjadi berkurang dan bahkan tidak nyenyak. Anda punya pertanyaan-pertanyaan tak terjawab seperti saya ? Atau mau menjawab pertanyaan saya ? Silahkan.
Read more...
The Blogger
- Syah
- Aku selalu percaya kepada manusia. Aku hanya tak percaya pada iblis yang bersemayam di hati mereka.
Recent Comments
Tags
Archives
- October 2008 (3)
- August 2008 (6)
- June 2008 (2)
- May 2008 (1)
- April 2008 (3)
- March 2008 (2)
- January 2008 (1)
- November 2007 (1)
- October 2007 (1)
- September 2007 (1)
- August 2007 (3)
- July 2007 (1)
- June 2007 (2)
- May 2007 (3)
- April 2007 (1)
- March 2007 (5)
- February 2007 (7)
- January 2007 (13)
- December 2006 (11)
- November 2006 (14)